dunia ku: Tradisi Sungkeman,
feat0

Another Post with Everything In It

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Curabitur quam augue, vehicula quis, tincidunt vel, varius vitae, nulla. Sed convallis orci. Duis libero orci, pretium a, convallis quis, pellentesque a, dolor. Curabitur vitae nisi non dolor vestibulum consequat.

Read More
feat2

A Post With Everything In It

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Curabitur quam augue, vehicula quis, tincidunt vel, varius vitae, nulla. Sed convallis orci. Duis libero orci, pretium a, convallis quis, pellentesque a, dolor. Curabitur vitae nisi non dolor vestibulum consequat.

Read More
feat3

Quotes Time!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Curabitur quam augue, vehicula quis, tincidunt vel, varius vitae, nulla. Sed convallis orci. Duis libero orci, pretium a, convallis quis, pellentesque a, dolor. Curabitur vitae nisi non dolor vestibulum consequat. Proin vestibulum. Ut ligula. Nullam sed dolor id odio volutpat pulvinar. Integer a leo. In et eros

Read More
feat4

Another Text-Only Post

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Sed eleifend urna eu sapien. Quisque posuere nunc eu massa. Praesent bibendum lorem non leo. Morbi volutpat, urna eu fermentum rutrum, ligula lacus interdum mauris, ac pulvinar libero pede a enim. Etiam commodo malesuada ante. Donec nec ligula. Curabitur mollis semper diam.

Read More
feat5

A Simple Post with Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Sed eleifend urna eu sapien. Quisque posuere nunc eu massa. Praesent bibendum lorem non leo. Morbi volutpat, urna eu fermentum rutrum, ligula lacus interdum mauris, ac pulvinar libero pede a enim. Etiam commodo malesuada ante. Donec nec ligula. Curabitur mollis semper diam.

Read More

Sabtu, 11 September 2010

Tradisi Sungkeman,


presiden RI sungkem




Hari Raya Idul Fitri, bagi umat Islam adalah hari kemenangan. Hari bersilaturahmi, hari bermaaf-maafan. Presiden SBY dan Ibu Negara, hari Senin (21/9) siang di kediaman Puri Cikeas, disamping menggelar open house untuk masyarakat, juga melakukan sungkem kepada orang tua, yaitu ibunda SBY, HJ. Habibah dan ibunda Ibu Ani, Hj. Sunarti Sarwo Edhie. (win)

Keterangan foto: Presiden SBY sungkem pada ibunda Hj. Habibah di kediaman pribadnya di Puri Cikeas, Bogor, hari Senin (21/9) siang. (foto: abror/presidensby.inf


 indra brukmen






 

JAKARTA - Tradisi unik yang dijalankan oleh keluarga Indra L Brugman di saat lebaran adalah mencuci kaki ibunda.

“Tiap tahun tiap lebaran juga, kita ada tradisi untuk mencuci kaki nyokap,” ungkapnya ditemui di kawasan Mangga Dua, Jakarta, belum lama ini.

Ritual ini cukup unik dan menurutnya bisa dijadikan contoh bagi keponakannya agar berbakti kepada orangtua. “Itu merupakan contoh buat keponakan untuk mencontoh hal yang positif ini,” kata dia.

Jika tradisi mencuci kaki ibunda sangat ditunggu oleh Indra, lain hal saat sungkeman. Dia mengaku paling tidak suka dengan ritual sungkeman.

“Kalau minta maaf atau sungkeman gitu, paling benci. Karena pasti sampai nangis-nangisan,” bebernya.

Selain itu ada hal yang dikritisi Indra, yakni saat orangtua meminta maaf karena egois sebagai orangtua. “Sebagai anak juga. Jadi saling curhat saat lebaran,” selorohnya.(nov)

 Dhani Sungkem Ayahanda



 Sepertinya tiada minggu tanpa berita Ahmad Dhani. Begitu juga dengan minggu belakangan ini. Ada berita bahagia, sekaligus menyebalkan, buat Dhani.
Tak sedikit orang yang berpendapat Ahmad Dhani arogan. Misalnya, ketika pentolan grup musik Dewa ini berkonflik dengan ayahnya, Edi Abdul Manaf. Dhani terkesan tak mau mengalah, dan melawan ayah kandungnya itu. Melihat "kerasnya" kedua belah pihak, banyak yang pesimis mereka akan berdamai.
Rupanya itu hanya kesan semata. Buktinya, Dhani telah berinisiatif berdamai dengan Manaf. Dhani datang ke Bandung, tempat "pengasingan" Manaf selama ini, dan sungkem ke pangkuan Manaf.
Kejadian mengharukan itu tepatnya terjadi pada Minggu, 27 Januari lalu, atau bersamaan dengan meninggalnya mantan presiden Soeharto.
Sejak sore hari, Manaf yang bertongkat, didampingi perawatnya, sudah tiba di The Rock Café-Bandung, lokasi pertemuan. Rupanya perjumpaan itu dikaitkan dengan soft launching kafe milik Dhani itu. Rekonsiliasi itu disaksikan oleh beberapa orang dari manajemen artis yang Dhani dirikan, Republik Cinta. Diantaranya Mulan Jameela dan Puri dari trio Dewi Dewi.
Sebelum tumpeng dipotong, Dhani mendatangi Manaf yang duduk di salah satu sofa. Dengan berlinang air mata, Dhani sungkem, tunduk di lutut Manaf. Pria berusia 73 tahun tersebut menyambutnya haru, seraya mengusap-usap kepala Dhani. Masih dengan berlinangan air mata, mereka berpelukan lama seperti melepas kerinduan. Tak lama berselang mereka terlibat percakapan akrab yang ditingkahi tawa bahagia.
 Tinggal Bareng
 Dengan terjadinya perdamaian itu, Manaf kembali tinggal bersama Dhani, istrinya Joice, anak-anaknya yang lain serta cucunya, Al, El dan Dul. "Yang pasti saya merasa senang, Papa mau berkumpul kembali. Waktu telah membuktikan, diantara kesembilan anak-anaknya, saya anak yang bisa diandalkan. Apakah itu secara finansial dan lain-lain," kata Dhani kala ditemui di kediamannya. Sementara Manaf belum bisa diwawancarai.
Melihat Manaf yang sakit-sakitan dan tak ada pihak keluarga yang mengurus telah membuat Dhani terpanggil untuk mengajak Manaf kembali berkumpul. Dhani pun tak tega membiarkan ayahnya sendirian di usia tua. "Saya tidak ingin kehilangan momen bersama kedua orangtua," kata Dhani.
Jika sebelumnya ia terkesan melawan ayahandanya, itu dikarenakan Dhani merasa berada di posisi yang benar. "Saya adalah anak yang berani berkata benar."
Kata adik Dhani, Dian Marmen, sebetulnya sifat keras Dhani menurun dari Manaf. Kendati sama-sama keras kepala, Dhani dan Manaf saling menyayangi. "Mas Dhani adalah anak kesayangan Papa. Sebaliknya, Mas Dhani juga tidak bisa jauh dengan kedua orangtuanya. Mas Dhani adalah anak yang paling perhatian terhadap Mama-Papa," kata Dian.
Nah, diantara kedua pria yang keras itu, kata Dian, Joice adalah wanita yang penyabar dan pemaaf. "Beliau bisa menerima Papa kembali berkumpul bersama keluarga. Meskipun tidak satu rumah. Mama di rumahnya sendiri, Papa di rumah Mas Dhani, karena memang Mas Dhani meminta agar Papa bisa berkumpul dan terhibur dengan cucu-cucunya," ungkap Dian.













  

Buka Lembaran Baru

Sejak meletusnya pertikaian Manaf dengan Dhani, Dadang S. Manaf, musisi yang juga kakak tiri Dhani, jadi "penonton" yang setia. Bahwa kini Dhani-Manaf berdamai, Dadang menyebut sebagai peristiwa yang luar biasa. Sebab, ia dulu sempat khawatir mereka tak dapat dipersatukan, jika melihat kekerasan masing-masing. "Awalnya saya melihat pertikaian mereka seperti konfik antar partai (politik). Bisa menjadi satu lagi, itu hebat sekali," kata Dadang.
Dalam hal ini, Dadang mengacungkan jempol buat Dhani. Ia menilai Dhani punya jiwa besar dan kesadaran tinggi untuk mendatangi Manaf di Bandung. "Saya kira Dhani telah naik ke fase yang lebih dewasa," kata Dadang.
Walau tak hadir dalam perdamian itu, Dadang sempat dimintai pendapatnya oleh Manaf. Tiga hari sebelum bersua dengan Dhani, Manaf menghubungi Dadang. "Papi bilang telah ditelepon Dhani. Dhani ingin sekali bertemu Papi dan mengajak bertemu di suatu tempat. Kata Papi, Dhani ingin berbaikan dan membuka lembaran baru," cerita Dadang. Mendengar kabar baik itu, Dadang juga menyambut baik dan merestui.
Meski tak diundang Dhani dalam peristiwa perdamaian itu Dadang tak berkecil hati. Ia sudah cukup senang mendengarnya saja. Ketika mereka bertikai semula Dadang bersikap netral, tetapi setelah Manaf seperti dipojokkan, Dadang membela ayahnya. Mungkin karena tindakannya itu, hubungan Dadang dengan Dhani masih perang dingin.
"Saya sudah bahagia sekali Dhani berbaikan dengan Papi. Tak masalah jika dia tak mau tegur sapa terhadap saya," ucap Dadang.
M. NIZAR, ERNI KOESWORINI

aril sungkem dengan orangtuanya di penjara


Untuk pertama kali dalam hidupnya, Ariel harus merayakan Lebaran di dalam tahanan. Setelah hanya berlebaran dengan sang kekasih Luna Maya di hari pertama, akhirnya Sabtu (11/9/2010), Ariel bisa sungkeman dengan kedua orangtuanya.

Kedua orangtua Ariel bersama road manager Peterpan, Ezra, tiba di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (11/9/2010), pukul 10.00 WIB. Sementara, Luna datang lebih awal. Mereka pun berada di sana selama lebih dari dua jam.

Saat meninggalkan Mabes, kedua orangtua Ariel pun tidak banyak berkomentar. "Ariel sehat-sehat saja," ujar sang ayah, Nazrul.

Salah satu penyidik Mabes mengungkapkan suasana pertemuan Ariel dengan kedua orangtuanya cukup haru. Bahkan, Luna sempat meneteskan air matanya saat sungkeman dengan orang tua sang kekasih.

 

Maia-Dhani baikan, namun tetap cerai

 

  Setelah pengajuan banding Ahmad Dhani Prasetyo diterima, maka status Maia Estianty belum menjadi janda karena keputusan sebelumnya ditangguhkan dan menunggu keputusan dari pengadilan selanjutnya.

Status Maia yang masih sebagai istrinya Ahmad Dhani, Maia mengaku melakukan sungkem pada suaminya itu. Ahmad Dhani akhirnya juga mau menerima kedatangan istrinya itu tanpa ada perselisihan lagi seperti kejadian sebelum-sebelumnya.
Hubungan aku sama Mas Dhani sudah membaik, kekakuan juga sudah mencair, kemarin juga aku sudah sungkeman sama Mas Dhani,” ujar Maia saat ditemui di Jl Metro Alam IX, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2008) malam.
Maia Estianty mengaku dirinyalah yang memulai untuk berbaikan dengan Ahmad Dhani. Mereka mulai bisa membahas mengenai masa depan anak-anaknya.
Kemarin kita ngomongin soal home schooling anak-anak, anak-anak juga mau dikeluarin dari sekolah,” imbuhnya.
Bisa juga ngomong baik-baik tanpa ada anarkisnya 

pada intinya bahwa tidak hanya setahun sekali kita sungkem pada kedua orang tua kita ,malah di anjurkan setiap kita berbuat salah maka kita sungkem.
mungkint tradisi setahun sekali ni perlu di lestarikan setiap hari.

















Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

0 Comments:

Posting Komentar

© 2010 dunia ku |Blogger Author BloggerTheme
powered by Blogger | WordPress by camelgraph | Converted by BloggerTheme.